CARI DI BLOG INI

Memaparkan catatan dengan label Bupati Perempuan. Papar semua catatan
Memaparkan catatan dengan label Bupati Perempuan. Papar semua catatan

Menguak Karakter Perempuan Hebat Zaman Millineal

Dilanlir dari IDNTimes : Hi ladies, sebelum membahas kenapa sih cewek yang punya rasa percaya diri itu keren, IDNtimes mau nanya nih: “Apakah kamu sering merasa kurang cantik?”, “Tidak percaya dengan kemampuanmu sendiri?” atau mungkin “ Selalu merasa gak punya kelebihan?”

Jika jawabannya ya , maka bisa jadi sekarang ini kamu lagi mengalami yang namanya krisis kepercayaan diri.

Mmm sebetulnya kurangnya rasa peraca diri yang datang sesekali itu wajar terjadi. Tapi kalau terlalu sering justru dampaknya malah gak positif sama sekali loh. Nah untuk membantumu mengetahui kenapa sih cewek yang punya percaya diri tinggi itu baik, berikut IDNtimes sudah punya ulasan spesialnya untukmu:

  • 1. Cewek dengan rasa percaya diri tinggi biasanya berani keluar dari zona nyaman. Ia tidak takut dengan berbagai tantangan yang datang.
  • 2. Tidak hanya berani menjawab tantangan, cewek seperti ini juga akan berani mengeluarkan pendapatnya secara terbuka.
  • 3. Selalu tampil apa adanya adalah kelebihan dari cewek yang percaya diri. Ia selalu bangga dengan apa yang dia punya.
  • 4. Rasa percaya diri yang pada dirinya membuat orang-orang sekitar juga percaya pada kemampuannya. Cewek seperti ini akan mudah meyakinkan rekan kerjanya bahwa ia punya kemampuan.
  • 5. Mudah bergaul serta memiliki jaringan pertemanan yang luas adalah ciri dari cewek yang punya rasa percaya diri. Perempuan seperti ini biasanya mudah membuat orang lain merasa nyaman.
  • 6. Seorang yang memiliki rasa percaya diri tinggi tidak takut menghadapi gagal. Bila tak berhasil melakukan sesuatu ia akan melihatnya sebagai proses pembelajaran.
  • 7. Ketika menerima kritik, cewek seperti ini juga tak akan langsung kehilangan semangat diri. Rasa percaya pada kemampuannya membuat semangat mudah datang kembali.
  • 8. Saat harus berkompetisi dengan orang lain yang lebih hebat, ia tak langsung hilang harapan. Sekecil apapun kesempatan yang ada untuk menang, dia tidak akan patah arang.
  • 9. Bagi banyak pria, cewek dengan rasa percaya diri terlihat sangat menarik karena dia mampu tampil apa adanya.
  • 10. Walau keberhasilan belum ada di genggaman, cewek dengan percaya diri tidak akan berhenti berjuang. Dia senantiasa percaya bahwa suatu saat nanti kesuskesan akan datang.


Itu tadi 10 hal yang membuat cewek dengan rasa percaya diri, selalu memiliki nilai positif di mata orang lain. Jadi, mulai sekarang IDNtimes harap kamu bisa lebih percaya pada kemampuanmu ya.

Sumber : IDNTimes.com

Daftar Pencarian

  • perempuan hebat dunia
  • artikel wanita tangguh
  • kamu wanita hebat
  • menjadi perempuan hebat
  • perempuan hebat indonesia
  • jadilah wanita yang hebat
  • ciri-ciri wanita hebat
  • kata kata perempuan hebat

Perempuan Inspiratif Menuju Ikhtiar NTB Satu

Sumber : Facebook Assagaf Hamdi
Catatan ini terinspirasi dari catatan wartawan Lombok Post, Hamdani Whatoni. Dari media populer di NTB ini bagimana profil Dr. Sitti Rohmi Djalillah dikenal. Ternyata beliau adalah sang Juara.  “Alhamulillah ternyata dapat juara umum juga. Padahal pesaingnya berasal dari sejumlah sekolah ternama yang ada di Kota Mataram,” tuturnya sebagaimana yang diberitakan Lombok Post.

Lombok Post juga mencatat bahwa Rektor Universitas Hamzanwadi ini kini menjadi salah satu figur perempuan yang digadang sebagai calon kuat dalam Pilgub NTB mendatang.

Lebih lengkap, Jawa Post Group itu juga membaca bahwa Tokoh Perempuan ini memiliki wajah yang teduh. Dalam setiap kata yang dia ucapkan, sebagian besar diakhiri dengan  senyum tipis. Anak pertama dari almarhum HM. Djalaluddin dan Siti Rauhun ini merupakan kakak dari Gubernur NTB Dr HM Zainul Majdi dan empat saudara lainnya.

Dr. Sitti Rohmi Djalilah lahir di Pancor 29 Nopember 1968. Namun demikian, ia tumbuh besar di Mataram di kediaman orang tuanya. Ia menghabiskan mas kanak-kanak di SDN 3 Mataram kemudian SMPN 2 Mataram dan SMAN 1 Mataram.

Sejak duduk di bangku kelas  SD hingga SMA, istri Ketua DPRD Lotim H Khairul Rizal ini adalah langganan juara umum di sekolahnya. Apa rahasianya? Rohmi pun mengungkap bagaimana ia berhasil mendapatkan sejumlah prestasi yang diraihnya. “Semua biasa saja tidak ada yang istimewa. Semua berjalan apa adanya karena orang tua memang mendidikkami hidup sederhana,” tuturnya membuka percakapan.

Diceritakan Rohmi bagaimana kehidupan dirinya bersama keluarganya sejak masa kecil. Ia mengaku dididik dalam penuh kesederhanaan namun mengedepankan agama sebagai yang utama. Misalnya saja kewajiban untuk salat berjamaah, di waktu subuh, maghrib dan isya. “Tiga waktu tersebut wajib berjamaah. Ini yang saya rasakan ditekankan oleh kedua orang tua saya. Kalau untuk masalah pelajaran, nggak ada yang khusus. Lebih banyak waktunya belajar di sekolah. Kalau di rumah sih lebih banyak mainnya seperti anak pada umumnya,” bebernya tersenyum.

Selain itu, keluarganya dikatakannya memiliki kebiasan untuk wajib sarapan, makan siang hingga makan malam bersama-sama di rumah. Kebersamaan dalam keluarga dalam sebuah kesederhanaan menjadi sebuah konsep yang sangat dijaga oleh ayahnya.

“Kami itu juga oleh beliau didik disiplin. Kalau misalnya ngatur waktu itu harus pintar, yang paling utama jangan tinggal salat. Lebih baik tinggal yang lain,” akunya.

Meski demikian, menurutnya keluarganya tidak seperti yang dibayangkan banyak orang. Meski hidup dalam dunia pendidikan Islam pesantren, ia merasa hidup normal seperti anak pada umumnya. Tidak melulu berkutat dalam kesibukan belajar.

“Tidak seperti yang dibayangkan. Waktunya main ya main, waktu sekolah ya sekolah. Itu pak tuan guru (TGB, Red) dia mainnya minta ampun. Lapangan Sangkareang itu sudah jadi daerah kekuasaannya untuk main. Nggak melulu kok belajar agama,” ceritanya.

Keseharian Rohmi semasa kecil dijalani seperti anak seusianya. Tidak ada perlakuan istimewa meskipun saat itu ia adalahanak seorang pejabat pemerintah daerah. “Kami nggak pernah merasa kalau kami ini anak pejabat. Nggak  pakai fasilitas mobil bapak untuk ke sekolah. Saya jalan kaki dari rumah ke sekolah, kadang kalau panas naik bemo,” kenangnya.

Prestasi di SD berlanjut ketika duduk di bangku SMPN 2 Mataram. Dimana ia sempat khawatir bahwa di sekolah yang menjadi salah satu sekolah favorit di Kota Mataram tersebut tak lagi bisa juara.


Berhasil meraih juara umum saat itu, ia pun dihadiahi ayahnya sepeda motor Yamaha Super Cup 800. Dimana hadiah ini menjadi sesutau hal yang paling berharga menurutnya. “Itu saya gunakan sampai tamat kuliah S1 di ITS Surabaya. Bahagianya bukan main. Hadiah itu membuat saya termotivasi untuk terus juara hingga di bangku SMA,” tuturnya

Sumber : Lombok Post

Catatan Lombok Post terkait Sitti Rohmi Djalillah

HAMDANI WATHONI, Wartawan Lombok Post mencatat bahwa Rektor Universitas Hamzanwadi Dr. Sitti Rohmi Djalillah menjadi salah satu figur perempuan yang digadang sebagai calon kuat dalam Pilgub NTB mendatang. Bagaimana sosok akademisi yang juga kakak dari Gubernur NTB HM Zainul Majdi ini? Berikut catatannya

Judul Utama : Lebih Dekat dengan Sitti Rohmi Djalillah (1)
Sumber : Lombok Post

Raut wajahnya teduh. Dalam setiap kata yang dia ucapkan, sebagian besar diakhiri dengan  senyum tipis. Anak pertama dari almarhum HM. Djalaluddin dan Siti Rauhun ini merupakan kakak dari Gubernur NTB Dr HM Zainul Majdi dan empat saudara lainnya.

Ditemui Lombok Post di ruangannya, Dr Sitti Rohmi Djalillah masih terlihat sibuk dengan sejumlah urusan di Universitas. Namun, ia berupaya meluangkan waktunya. Dalam balutan hijab biru, ia masih nampak anggun di usianya yang hampir setengah abad.

Rohmi, sapaannya lahir di Pancor 29 Nopember 1968. Namun demikian, ia tumbuh besar di Mataram di kediaman orang tuanya. Ia menghabiskan mas kanak-kanak di SDN 3 Mataram kemudian SMPN 2 Mataram dan SMAN 1 Mataram.

Sejak duduk di bangku kelas  SD hingga SMA, istri Ketua DPRD Lotim H Khairul Rizal ini adalah langganan juara umum di sekolahnya. Apa rahasianya? Rohmi pun mengungkap bagaimana ia berhasil mendapatkan sejumlah prestasi yang diraihnya. “Semua biasa saja tidak ada yang istimewa. Semua berjalan apa adanya karena orang tua memang mendidikkami hidup sederhana,” tuturnya membuka percakapan.

Diceritakan Rohmi bagaimana kehidupan dirinya bersama keluarganya sejak masa kecil. Ia mengaku dididik dalam penuh kesederhanaan namun mengedepankan agama sebagai yang utama. Misalnya saja kewajiban untuk salat berjamaah, di waktu subuh, maghrib dan isya.

“Tiga waktu tersebut wajib berjamaah. Ini yang saya rasakan ditekankan oleh kedua orang tua saya. Kalau untuk masalah pelajaran, nggak ada yang khusus. Lebih banyak waktunya belajar di sekolah. Kalau di rumah sih lebih banyak mainnya seperti anak pada umumnya,” bebernya tersenyum.

Selain itu, keluarganya dikatakannya memiliki kebiasan untuk wajib sarapan, makan siang hingga makan malam bersama-sama di rumah. Kebersamaan dalam keluarga dalam sebuah kesederhanaan menjadi sebuah konsep yang sangat dijaga oleh ayahnya.

“Kami itu juga oleh beliau didik disiplin. Kalau misalnya ngatur waktu itu harus pintar, yang paling utama jangan tinggal salat. Lebih baik tinggal yang lain,” akunya.

Meski demikian, menurutnya keluarganya tidak seperti yang dibayangkan banyak orang. Meski hidup dalam dunia pendidikan Islam pesantren, ia merasa hidup normal seperti anak pada umumnya. Tidak melulu berkutat dalam kesibukan belajar.

“Tidak seperti yang dibayangkan. Waktunya main ya main, waktu sekolah ya sekolah. Itu pak tuan guru (TGB, Red) dia mainnya minta ampun. Lapangan Sangkareang itu sudah jadi daerah kekuasaannya untuk main. Nggak melulu kok belajar agama,” ceritanya.

Keseharian Rohmi semasa kecil dijalani seperti anak seusianya. Tidak ada perlakuan istimewa meskipun saat itu ia adalahanak seorang pejabat pemerintah daerah. “Kami nggak pernah merasa kalau kami ini anak pejabat. Nggak  pakai fasilitas mobil bapak untuk ke sekolah. Saya jalan kaki dari rumah ke sekolah, kadang kalau panas naik bemo,” kenangnya.

Prestasi di SD berlanjut ketika duduk di bangku SMPN 2 Mataram. Dimana ia sempat khawatir bahwa di sekolah yang menjadi salah satu sekolah favorit di Kota Mataram tersebut tak lagi bisa juara.

“Alhamulillah ternyata dapat juara umum juga. Padahal pesaingnya berasal dari sejumlah sekolah ternama yang ada di Kota Mataram,” akunya.

Berhasil meraih juara umum saat itu, ia pun dihadiahi ayahnya sepeda motor Yamaha Super Cup 800. Dimana hadiah ini menjadi sesutau hal yang paling berharga menurutnya. “Itu saya gunakan sampai tamat kuliah S1 di ITS Surabaya. Bahagianya bukan main. Hadiah itu membuat saya termotivasi untuk terus juara hingga di bangku SMA,” tuturnya (Bersambung/r2).

NEWS